Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Tahun 2021

0
58
views

Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa atau PHP2D merupakan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa.

Dalam kegiatan PHP2D ini, mahasiswa STMIK Lombok yang tergabung dalam UKM Multimedia mengangkat tema “Visualisasi Desa Wisata Bonjeruk”. Desa Bonjeruk merupakan salah satu Desa tertua yang terletak di Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah. Desa Bonjeruk memiliki beberapa potensi yang mampu menjadi pendukung untuk kemajuan Desa Wisata, seperti potensi alam dan sejarah, seni dan budaya, kreativitas dan sumber daya manusia yang mumpuni.

Prioritas utama mahasiswa STMIK Lombok dalam mengangkat tema “Visualisasi Desa Wisata Bonjeruk” ialah menyadarkan masyarakat akan pentingnya Desa Wisata dan mengajak seluruh elemen Desa Bonjeruk untuk berkontribusi dalam pengembangan Desa Wisata Bonjeruk. Selain itu juga, kami bertujuan untuk mempromosikan kembali spot-spot wisata yang ada di Desa Bonjeruk yang sempat beristirahat sejenak selama masa pandemi.

Tahapan – tahapan pelaksanaan PHP2D di Desa Bonjeruk, antara lain :

  1. Sosialisasi

a. Video persuasif

Aktor dalam video ini ialah Bapak Kepala Desa Bonjeruk Lalu Audia Rahman.Pembuatan video ini bertujuan untuk mengajak masyarakat dalam mensukseskan kegiatan PHP2D sekaligus berkontribusi secara aktif pada kegiatan kegiatan mahasiswa pelaksana PHP2D.Kepala desa Lalu Audia Rahman menyerukan agar masyarakat mendukung pengembangan Desa Wisata Bonjeruk dengan hal-hal yang sangat minim.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan PHP2D dan menginformasikan apa saja kegiatan yang akan team pelaksana PHP2D STMIK Lombok laksanakan di Desa Bonjeruk.

b. T Banner

Pemasangan T banner bertujuan untuk menginformasikan bahwa di Desa Bonjeruk sedang terlaksana kegiatan PHP2D.T banner dipasang di jalan-jalan yang ramai dilewati, baik itu oleh masyarakat Desa Bonjeruk pada khususnya atau masyarakat dari luar Desa Bonjeruk pada umumnya.T Banner ini banyak dipasang di jalur sepeda.T banner yang dibuat sebanyak 20 Buah.Pada T Banner dilengkapi dengan QR Code yang mengarahkan ke Fanspage dan Youtube sehingga informasi tentang kegiatan PHP2D dapat diketahui dengan lebih dalam.

 

  1. Identifikasi Masalah

a. Diskusidengan team multimedia pokdarwis

Sebelum membuat video testimony atau video promosi Desa Wisata Bonjeruk.Team pelaksana PHP2D STMIK Lombok bertemu dan berdiskusi dengan team multimedia pokdarwis bonjeruk permai. Diskusi ini bertujuan untuk menyatukan beberapa konsep video yang akan menjadi video promosi.

b. Focus Group Discussion (FGD)

FGD dilaksanakan bersama team desa wisata, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. FGD ini dilakukan untuk membahas terkait dengan peran masing-masing elemen Desa Bonjeruk, hambatan atau masalah dalam proses pengembangan desa wisata serta potensi apa saja yang bisa digali untuk menjadi bahan promosi desa wisata.

c. Fanspage

Selain melalui offline dan online di youtube, dokumentasi atau gambaran kegiatan php2d di desa bonjeruk di share melalui fanspage “Visualisasi Desa Wisata Bonjeruk” yang di kelola langsung oleh team pelaksana php2d STMIK Lombok.

  1. Pelaksanaan

a. Narasi Audio

Narasi Audio Visualisasi Desa Wisata bonjeruk disusun bersama Dosen pembimbing. Diberikan kerangka berupa kalimat inti dari setiap point yang perlu disamapaikan pada video. Selanjutnya dilakukan konsultasi dengan Bapak Usman selaku pengelola desa wisata Bonjeruk untuk mendapat koreksi. Audio menggunakan talenta dari salah satu anggota karang taruna yaitu Dona Agnesia

b. Perekaman video

Dalam pembuatan video testimony atau promosi oleh team pelaksana PHP2D ada keterlibatan dari team desa wisata, pemerintah desa, tokoh masyarakat/agama dan karang taruna.

c. Editing video

Proses editing dilakukan oleh salah satu anggota pelaksana PHP2D STMIK Lombok yakni L. Rudi Setiawan. Menggunakan aplikasi Filmora

d. Sosialisasi offline

Berbicara soal desa bonjeruk, selain terkenal dengan spot-spot wisatanya, masyarakat desa Bonjeruk adalah orang-orang yang taat agama. Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan adalah dzikir bersama pada malam hari atau biasa disebut “bekelem” oleh masyarakat desa Bonjeruk. Kegiatan ini dilakukan di masing-masing dusun yang ada di desa Bonjeruk.

Team pelaksana PHP2D khususnya yang laki-laki akan mengunjungi dan ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Selain mendekatkan diri dan mencoba berbaur dengan masyarakat desa Bonjeruk, mereka juga melakukan sosialisasi offline tentang pentingnya desa wisata dan kegiatan PHP2D ketika acara sudah berakhir. Hal ini dilakukan untuk menjangkau sebagian masyarakat desa bonjeruk yang tidak menggunakan sosial media dan whatsapp.

e. Whatsapp blast

Dalam penyebaran link video baik itu video persuasive dari Kepala Desa, tokoh masyarakat/agama/pemuda dan team desa wisata serta video testimony atau video promosi, team pelaksana php2d menggunakan whatsapp blast. Hal ini mempermudah penyebaran kebanyak orang dalam waktu yang singkat. Untuk dapat menggunakan whatsapp blast, kami mengumpulkan nomor whatsapp masyarakat desa bonjeruk dengan dibantu oleh pemerintah desa, kepala dusun, team desawisata serta tokoh masyarakat/agama/pemuda.

f. Plangwisata

Plang wisata merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh desa wisata bonjeruk sebagai tempat informasi. Sebelum merealisasikan adanya plang wisata, team pelaksana php2d stmik Lombok melakukan kunjungan dan sosialisasi kepada pengelola spot dan team desa wisata bonjeruk tentang plang wisata tersebut. Setelah melaksanakan sosialisasi, dilanjutkan dengan diskusi yang melingkupi model plang wisata dan isi petawisata. Dalam hal ini yang terlibat ialah team desa wisata bonjeruk. Ketika sudah mendapatkan hasil diskusi, selanjutnya dilakukan pemesanan plang dan pembuatan petawisata. Model plang wisata tersebut mengangkat salah satu iconic Lombok. Plang wisata yang berhasil dibuat sejumlah 3 buah dan dipasang di kantor desa, canteen21 dan pasar bambu bonjeruk. Pemilihan kantor desa dikarenakan kantor desa merupakan pusat informasi, sedangkan pemilihan canteen21 dan pasar bambu bonjeruk dikarenakan keduanya ialah spot wisata yang ramai dikunjungi.

g. Bingkisan berkala

Selama melaksanakan php2d di desa Bonjeruk, terdapat perubahan terkait dengan semangat masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan desa wisata Bonjeruk. Sebagai ucapan terimakasih dan cara untuk mempertahankan semangat berkontribusi tersebut kami memberikan apresiasi dalam bentuk sebuah bingkisan. Diharapkan dengan pemberian bingkisan ini, masyarakat yang sudah sadar dan memberi kontribusi akan tetap mempertahankan semangatnya dan menjadi daya tarik atau motivasi bagi masyarakat yang belum berkontribusi.

 

  1. Evaluasi

Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melakukan wawancara kepada Bapak Usman selaku pengelola Desa Wisata Bonjeruk.Hasil wawancara dalam bentuk video yang diuanggah pada chanel youtube kampus STMIK Lombok dengan link video https://www.youtube.com/watch?v=k5pNLLTTu1I

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here